TugaZ 4 sisTem OpeRasi(A)

1. Alasan Pembuatan dan Pemberhentian Suatu Proses

beberapa definisi proses pada sistem operasi adalah :

  1. Program yang sedang dalam keadaan dieksekusi.
  2. Unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh system operasi. Sistem operasi mengolah seluruh proses yang ada di sistem dan bertugas mengalokasikan sumber daya sumber daya ke proses yang membutuhkan sesuai dengan kebijaksanaan tertentu. Sumber daya yang dibutuhkan proses diantaranya CPU, memori, file serta I/O device.

Keadaan Proses

Proses – proses yang dikelola oleh sistem operasi akan melalui serangkaian keadaan yang merupakan bagian dari aktivitasnya. Keadaan proses ini disebut sebagai status proses yang terdiri dari:

  1. Status New yaitu status dimana proses sedang dibuat.
  2. Status Ready yaitu status dimana proses siap dieksekusi tetapi CPU mengerjakan proses lain.
  3. Status Waiting yaitu status dimana proses sedang menunggu suatu kejadian menunggu operasi I/O selesai, menunggu signal dari proses lain, tersedianya
  4. Status Running yaitu status dimana proses dieksekusi. Pada status ini instruksi – instruksi pada proses.
  5. Status Terminated yaitu status dimana proses diakhiri. Kelima status proses tersebut dapat digambarkan pada diagram berikut:

Sebuah proses menjadi Waiting karena proses tersebut menunggu suatu kejadian tertentu seperti selesainya operasi I/O, misalnya perekaman data ke disk karena pada saat perekaman dilakukan proses sedang tidak menggunakan CPU maka scheduler segera mengalokasikan CPU ke proses lain yang telah Ready. Apabila kejadian yang ditunggu telah selesai maka proses dipindahkan kembali ke antrian Ready dan siap dijadwalkan.

Sebuah proses dari keadaan Running dapat menjadi Ready kembali karena diinterupsi oleh proses lain. Interupsi dapat disebabkan karena jatah waktu yang diberikan CPU ke proses tersebut telah habis sementara proses masih memerlukan sejumlah waktu untuk selesai. Jatah waktu yang diberikan sering disebut sebagai quantum time (time slice) yang dapat berkisar antara 1 hingga 100 milidetik. Interupsi suatu proses terkait erat dengan strategi penjadwalan proses yang digunakan sistem operasi yaitu strategi preemptive dimana suatu proses dapat saja disela oleh proses lain pada saat Running.

Sebuah proses menjadi Terminated disebabkan oleh beberapa hal diantaranya:

  1. Proses memang sudah sele sai mengerjakan tugasnya, sehingga diakhiri secara normal
  2. Melewati batas waktu yang telah diberikan.New Ready Running Terminated Waiting
  3. Terjadi kesalahan perhitungan misalnya mengerjakan instruksi pembagian dengan nol (division by zero) , atau menyimpan angka yang lebih besar daripada yang dapat diakomodasi oleh perangkat keras.
  4. Terjadi kegagalan I/O seperti kegagalan pembacaan dan penulisan file.
  5. Proses induknya berakhir, pada kasus ini suatu proses dibuat oleh proses lain, proses pembuat disebut sebagai parent, sedangkan proses yang dibuat disebut sebagai child . Sistem dirancang untuk mengakhiri secara otomatis proses – proses childnya bila proses parent berakhir.
  6. Proses child diakhiri atas permintaan proses parentnya. Pada kasus ini parent mengirim signal tertentu untuk mengakhiri childnya misalnya mengirim signal SIGQUIT, SIGKILL atau SIGTERM.

Proses pembuatan penghentian proses (termasuk switching-nya) pada so Windows

Pembuatan Proses:

  • Memberikan suatu pengenal proses unik
  • Mengalokasikan ruang bagi proses tersebut
  • Menginisialisasi process control block
  • Men-setup linkage yang tepat
  • Membuat dan meng-expand struktur data lain

Proses Switching :

process switching muncul terkait adanya Event yang memicu terjadinya process switch yang mebedakan antara swithing modus dan proses sehingga apa saja yang harus dilakukan SO terhadap berbagai struktur data di bawah kontrolnya untuk mencapai suatu process switch.

2. Model Proses Lima Status beserta kemampuan transisinya

Model proses lima status adalah model alur proses kerja dengan menggunakan lima pos atau lima pengaturan jalan proses sehingga alur dan penjadwalan proses dapat terkontrol.

Model Lima Status

  • proses baru akan masuk lewat pos New
  • kemudian masuk pada pos Ready untuk antri giliran panggilan proses oleh Dispatch
  • setelah dipanggil Dispatch akan diproses pasa pos Running
  • bila waktu giliran habis namun proses belum selesai maka proses akan menuju pos Blocked untuk menunggu giliran masuk pos Ready untuk menyelesaikan sisa proses
  • bila proses selesai sebelum waktu giliran habis maka proses akan keluar melalui pos exit dan akan diganti proses berikutnya

3. Kehadiran Dua Status Suspended

Model proses pada status dua suspended merupakan model proses yang mengakibatkan processor lebih cepat daripada I/O sehingga semua proses dapat menunggu I/O.Swap proses sedemikian ke disk untuk membebaskan lebih banyak memory & menugaskan processor pada lebih banyak proses.Dimana Status Blocked berubah menjadi Suspend ketika proses dialihkan ke disk.

kemungkinan transisinya:

  • Swapping : SO harus membebaskan cukup main memory agar suatu proses siap eksekusi.
  • Request User Interaktif: Misalnya, debugging atau berhubungan dengan

pemanfaatan sumber daya.

  • Timing : Proses dapat dieksekusi secara periodik (misal, sistem monitoring sistem atau accounting) & boleh di-suspend selama menunggu waktu berikutnya.
  • Request Proses Induk Proses induk berkeinginan men-suspend eksekusi dari suatu turunan untuk menguji atau mengubah proses turunan tersebut atau mengkoordinasikan aktifitas dari berbagai keturunannya

4. Element-element Dari Proses Control Block (PCB)

Proses Suatu unit aktifitas yang dicirikan oleh eksekusi serangkaian instruksi, current state (status terkini) & himpunan instruksi sistem terkait (associated).
Suatu proses tersusun dari:

  • Kode program (mungkin di-share)
  • Sekumpulan data
  • Sejumlah atribut yang mendeskripsikan status dari proses tersebut.

Selama proses berjalan, Process Control Block (PCB) mempunyai sejumlah elemen, mencakup

  • Identifier
  • State
  • Priority
  • Program counter
  • Memory pointers
  • Context data
  • I/O status information
  • Accounting information

    Gambar-element pada PCB

    Process Control Block (PCB) Berisi elemen-elemen proses yang dibuat dan dikelola oleh sistem operasi yang memberikan dukungan bagi banyak proses.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: